Sunday, February 22, 2015

Pengertian Coupling (Kopling) Dan TransAxle Pada Kendaraan

   Hallo guys, dah lama nih jarang nge-post :D hahaha... Kalian yang cinta automotif pasti tau kan apa itu kopling dan transaxle :D nah kali ini saya ingin mem-bahas tentang kopling & transaxle.


1. KOPLING

Kopling berada di antara mesin dan transaxle manual (transmisi manual). Bertugas menghubungkan dan memutuskan hubungan tenaga mesin yang dilakukan oleh pedal kopling.

 Dalam kerjanya, kopling ini memindahkan tenaga mesin secara bertahap ke sistem pemindah tenaga, sehingga kendaraan dapat dijalankan dengan lembut, dan memindah posisi roda gigi transmisi dengan halus sesuai dengan kondisi pengendaraan.


1. Persyaratan kopling :

(1) Harus dapat menghubungkan transmisi dan mesin dengan lembut.

(2) Ketika terhubung dengan transmisi, harus dapat memindahkan seluruh tenaga tanpa selip.

(3) Harus dapat memutuskan hubungan transmisi secara cepat dan tepat.


Garis Besar Kopling :

Kopling terdiri dari bagian yang bekerja memindahkan tenaga secara mekanis, dan bagian lainnya menggunakan tekanan hidraulik untuk memindahkan tenaga.


PETUNJUK:

Kopling tipe Kabel :

Ada juga kopling tipe kabel yang menghubungkan pedal kopling dan tuas pembebas (release fork) dengan kabel.


Pedal Kopling :

1. Ringkasan :

Pedal kopling menghasilkan tekanan hidraulik dari master cylinder dengan kekuatan dari tekanan pedal. Tekanan hidraulik digunakan oleh release cylinder yang akhirnya kopling dapat menghubungkan dan memutuskan tenaga mesin.

 2. Free play pedal kopling :

Free play pedal kopling adalah jarak bebas saat pedal kopling mulai ditekan hingga release bearing mulai menekan diaphragm spring.


Ketika disc clutch aus, free play akan berkurang. Jika keausan disc clutch terus berlanjut, hingga tidak ada lagi free play, maka akan mengakibatkan kopling selip. Karena itu, sangat penting untuk menyetel panjang push rod pada release cylinder agar free play pedal kopling terpelihara dengan tetap.

 Saat ini banyak dipakai release cylinder yang dapat melakukan penyetelan sendiri, sehingga free play pedal kopling tidak dapat diatur melalui baut stopper pedal, tetapi free play pedal disesuaikan dengan mengatur panjang push rod


Pedal Kopling Tipe Turn-over :

Pedal-pedal kopling tipe turn-over adalah pedal kopling yang menggunakan gaya pegas untuk mengurangi gaya pengoperasian.

 Ketika pedal ditekan dan berada pada posisi tertentu, arah gaya operasi pegas berubah dan ditambahkan dengan kekuatan penekanan.

 Pegas dipasang di antara pedal kopling dan pedal penunjang dan gaya bekerja pada pegas untuk menjaga perpanjangannya secara konstan.

 Ada berbagai macam tipe pedal kopling model turn-over dengan konstruksi-konstruksi yang berbeda.


TFT (Toyota Free-Tronic) :

TFT (Toyota Free-Tronic) tidak memiliki pedal kopling dan terdiri dari bagian-bagian di dalam diafragma di bagian kiri sebagai tambahan dari konstruksi kopling konvensional.

 Ketika perseneling dioperasikan, ECU TFT akan mengontrol actuator hidraulik berdasarkan sinyal dari sensor dan switch untuk mengirimkan tekanan hidraulik ke release cylinder untuk mengoperasikan kopling secara langsung .

 Karena dilengkapi dengan kontrol pelindung, TFT akan mengingatkan pengemudi dengan buzzer dan lampu indikator untuk mencegah terjadinya kesalahan penggunaan kopling.


Master Cylinder Kopling :

1. Konstruksi dan Fungsi :

Dalam master cylinder kopling, tekanan hidrolik dihasilkan dari gerakan piston.

 Push rod ditarik secara konstan ke arah pedal kopling oleh pegas pengembali. Fungsi master cylinder kopling dijelaskan di bawah ini.

(1) Ketika Pedal Kopling Ditekan

 Piston didorong ke kiri oleh push rod ketika pedal kopling ditekan.

Fluida kopling yang terdapat di dalam master cylinder mengalir melalui inlet valve menuju reservoir, dan pada saat yang sama juga mengalir menuju release cylinder.

Ketika piston bergerak ke kiri lebih jauh, connecting rod terpisah dari pegas penahan, dan pegas kerucut pada inlet valve menutup saluran fluida yang menuju reservoir, sehingga menghasilkan tekanan hidraulik pada ruang A. Selanjutnya, tekanan hidraulik itu diteruskan menuju piston pada release cylinder.


 (2) Ketika Pedal Kopling Dilepas

 Ketika pedal kopling dilepas, piston terdorong kembali ke kanan oleh pegas tekan, sehingga tekanan hidraulik menurun. Setelah piston kembali pada posisi semula, connecting rod ditarik ke kanan oleh pegas tekan. Lantas, inlet valve membuka saluran yang menuju ke reservoir guna menghubungkan ruang A dan B.


PETUNJUK SERVIS:

Jika terdapat udara di dalam saluran fluida, udara ini akan dimampatkan sehingga jumlah tekanan fluidanya tidak dapat terpenuhi. Kejadian ini akan menyebabkan kerja kopling tidak nyamanan atau gigi-gigi transmisi tidak dapat dipindahkan.

Release Cylinder Kopling

Release cylinder kopling menggerakkan piston karena adanya tekanan hidraulik yang berasal dari master cylinder. Gerakan piston ini kemudian menggerakkan release fork melalui push rod yang terdapat pada release cylinder.


1. Release Cylinder model Self-Adjusting

Gaya pegas kerucut (conical spring) yang terdapat di dalam release cylinder menekan push rod secara konstan pada release fork hingga dapat menjaga free play pedal kopling secara tetap.


REFERENSI:

Adjustable Release Cylinder

Ketika posisi ujung pegas diafragma telah berubah akibat keausan disc clutch, maka perlu dilakukan penyetelan free play pada push rod-nya.

Release Bearing

Release bearing kopling menyerap perbedaan putaran antara release fork (yang tidak berputar) dengan pegas diafragma (yang berputar) untuk memindahkan gerakan release fork ke pegas diafragma.


Release Bearing model Self-centering

Dalam transaxles untuk kendaraan FF (baca: mesin di depan penggerak roda depan), posisi crankshaft dan poros input sedikit bergeser. Hal ini menghasilkan bunyi yang disebabkan oleh gesekan antara pegas diafragma dan release bearing.

Untuk mencegah bunyi ini, dibutuhkan mekanisme yang memungkinkan penyesuaian garis tengah antara diafragma dan release bearing secara otomatis.


Clutch Cover

Peran utama clutch cover adalah untuk menghubungkan dan memutuskan hubungan dengan tenaga mesin. Clutch cover ini harus seimbang ketika berputar, dan dapat memancarkan panas secara efisien ketika kopling sedang digunakan. Clutch cover memiliki pegas untuk menekan pressure plate pada disc clutch. Pegas-pegas ini dapat berupa pegas koil atau pegas diafragma. Saat ini, kopling lebih banyak menggunakan pegas diafragma.


1. Kopling tipe Pegas Diafragma

Pegas diafragma terbuat dari pegas baja. Pegas diafragma ini ditopang atau diletakkan secara melintang pada cover clutch. Terdapat dua buah pivot ring yang masing-masing diletakkan di setiap sisi pegas diafragma sebagai sumbu ketika pegas diafragma bekerja.

 Selain itu, juga terdapat pegas pengembali (retracting spring) yang digunakan untuk menghubungkan pegas diafragma ke disc clutch.

 Cover clutch model terbaru umumnya mengadopsi tipe DST (Diaphragm Spring Turn-over). Pada tipe ini, bagian ujung clutch cover-nya dibalikkan untuk menahan pegas diafragma pada posisi yang benar secara langsung.

 Pengikatnya dihubungkan dalam arah chordal (tangential) untuk meneruskan tenaga putar.


2. Karakteristik Pegas Diafragma

Grafik di sebelah kiri menunjukkan gerakan dari pressure plate di sepanjang sumbu horisontal dan pressure plate di sepanjang sumbu vertikal. Garis tebal menunjukkan karakteristik pegas diafragma, dan garis putus-putus menunjukkan karakteristik dari pegas koil.

(1) Kondisi normal (Ketika clutch disc masih baru)

 Ketika pressure plate (P0) diberi tekanan yang sama, untuk kedua tipe: pegas ulir dan pegas diafragma, masing-masing tekanan menjadi P2 dan P'2 saat pedal kopling diberi tekanan penuh.

Ini berarti bahwa untuk tipe pegas diafragma, gaya yang diperlukan untuk menekan pedal kopling lebih kecil daripada tipe pegas ulir yang ditunjukkan dengan "a".


(2) Ketika keausan permukaan clutch disc melewati batas yang diijinkan.

 Tekanan yang diberikan pada pressure plate dari kopling tipe pegas ulir menurun menjadi P'1.

Sebaliknya, tekanan yang diberikan pada pressure plate pada kopling tipe pegas diafragma adalah P1, dan sama dengan P0.

Jadi, kemampuan pemindahan daya pada kopling tipe pegas diafragma tidak menurun sampai batas keausan clutch disc.

Sebaliknya, tekanan yang diberikan pada pressure plate dari kopling tipe pegas ulir turun menjadi P'1.

Hasilnya, kemampuan pemindahan tenaganya akan menurun, menyebabkan kopling selip.

Clutch Disc

Clutch disc bersinggungan dengan permukaan gesek pressure plate dan fly wheel dan berangsur-angsur memindahkan tenaga gerak dengan lembut. Clutch disc juga akan meredam efek kejut yang dihasilkan oleh gerakan kopling.


1. Karet Torsi (Torsion rubber)

Karet torsi (torsion rubber) terpasang menyatu di dalam hub kopling yang digunakan untuk meredam efek rotasi gerakan kopling. Caranya dengan sedikit bergerak ke arah gerakan putarnya..


2. Cushion plate

Cushion plate menumpu diantara facings kopling.

 Ketika kopling digunakan tiba-tiba, pengaruhnya diserap oleh bagian yang melengkung untuk menyerap guncangan sewaktu pemindahan gigi perseneling dan memungkinkan pemindahan tenaga dengan lembut.


PETUNJUK SERVIS :

Bila karet torsi (torsion rubber) aus dan cushion plate pecah, akan menyebabkan guncangan dan bunyi yang berlebihan ketika kopling itu digunakan.



 2. TRANSAXLE :

 Garis Besar Transaxle Manual

Transaxle manual adalah perangkat yang digunakan untuk meningkatkan dan menurunkan putaran mesin. Berkat transmisi inilah tenaga mesin dapat dirubah menjadi tenaga putar sesuai dengan kebutuhan untuk diteruskan ke roda penggerak.

 Disebut "Drive Train" karena di dalam transaxle manual itu terdapat diferensial.

 1. Peran transaxle :

 (1) Untuk memutus-hubungkan tenaga gerak dari mesin dengan menggunakan handle perseneling.

 (2) Untuk meningkatkan momen puntir ketika mobil dikendarai pada jalan menanjak.

 (3) Untuk mengatur putaran roda saat pengendaraan pada kecepatan tinggi.

 (4) Untuk mengatur putaran roda ketika berjalan mundur


Perlunya Pemindahan Gigi

Diagram di sebelah kiri memperlihatkan kurva performa pengendaraan, menunjukkan hubungan antara gaya (force) gerak dan kecepatan kendaraan pada gigi 1 hingga gigi 6.


1. Kurva performa pengendaraan

Secara ideal, gaya gerak mesin harus berubah secara terus-menerus seperti kurva A pada diagram. Akan tetapi, gaya gerak aktual transaxle berubah secara tidak kontinu, seperti gigi 1 sampai 6.

Karena itu gaya gerak mesin ditransmisikan secara efektif ketika daerah yang menyempit dalam grafik dijaga sedekat mungkin dengan garis kurva ideal.

Dapat diduga bahwa garis itu akan mendekati garis kurva ideal A jika jumlah perpindahan perseneling meningkat. Tetapi, desain transaxle menjadi rumit atau akan menyebabkan pengemudi sulit mengoperasikannya.

Karena alasan ini, jumlah gigi percepatan transmisi biasanya 4 atau 6 tingkat percepatan. Umumnya, perseneling dengan 5 tingkat percepatan lebih sering digunakan.


Mulai berjalan

Ketika kendaraan dijalankan pertama kali, membutuhkan pasokan tenaga yang lebih besar. Oleh karena itu, digunakan gigi 1, agar memungkinkan penggunaan gaya gerak mesin terbesar.

Berjalan

Setelah mulai bergerak, gigi 2 dan gigi 3 digunakan untuk meningkatkan kecepatan kendaraan. Kedua gigi ini dipakai karena adanya batas atas kecepatan gigi 1, selain kali ini tidak terlalu banyak membutuhkan gaya gerak mesin.

Berjalan dengan kecepatan tinggi

Untuk mengemudi dengan kecepatan tinggi, gigi 4, 5 dan 6 digunakan untuk menambah kecepatan kendaraan lebih lanjut. Menggunakan gigi dengan gaya gerak mesin lebih kecil dan merendahkan putaran mesin dapat menghemat konsumsi bahan bakar.


Mundur

Ketika gigi mundur dipergunakan, gigi mundur bebas ditambahkan, gigi mundur bekerja sebaliknya, dan kendaraan berjalan mundur.

Mekanisme Pengoperasian

1. Tipe remote control

Pada tipe ini, tuas pemindah giginya dihubungkan dengan transaxle melalui kabel, atau penghubung , dan sejenisnya.

 Tipe ini digunakan pada kendaraan FF. Karaketeristiknya, getaran dan noisinya lebih kecil dan desain handle persenelingnya lebih leluasa.

2. Tipe kontrol langsung (direct control)

Pada tipe ini tuas pemindah giginya dipasang secara langsung pada transmisi. Jenis ini digunakan pada kendaraan-kendaraan FR agar pengoperasian perseneling dapat dilakukan lebih cepat dan mudah digunakan.

Aliran Pemindahan Tenaga

Transaxle manual berada di sebelah ujung kiri atau kanan yang dipasang secara melintang terhadap mesin yang terpasang pada kendaraan FF.

 Sedang untuk kendaraan FR, transmisi manual terletak pada bagian ujung mesin yang terpasang secara membujur.


Cara kerja transaxle manual :

Netral

Tenaga gerak mesin tidak dialirkan dari poros input ke poros output, sehingga tidak diteruskan pada diferensial.


Gigi 1

 Roda gigi pada poros output saling berhubungan dengan putaran roda gigi 1 dari poros input, sehingga menghasilkan tenaga untuk memutar diferensial melalui roda gigi pinion.


Gigi 3

 Roda gigi pada poros output saling berhubungan dengan putaran roda gigi 3 dari poros input, sehingga menghasilkan tenaga untuk memutar diferensial melalui roda gigi pinion.


Mundur

 Roda gigi idler mundur saling berhubungan dengan roda gigi mundur poros input

Poros output yang berhubungan dengan roda gigi mundur memindahkan tenaga putar rotasi mundur pada diferensial melalui roda gigi penggerak (pinion).


Mekanisme Synchromesh

1. Deskripsi

Mekanisme synchromesh digunakan untuk mencegah "bunyi perseneling" dan menghaluskan perpindahan gigi.

Mekanisme ini disebut "synchromesh" karena dua gigi yang kecepatan putarnya berbeda disinkronisasikan dengan gaya gesek selama perpindahan gigi.

Transaxles dengan mekanisme synchromesh mempunyai kelebihan sebagai berikut.

 (1) Pengemudi tidak perlu lagi melakukan "kopling ganda" (menekan pedal kopling dua kali) setiap memindahkan gigi perseneling.

 (2) Ketika perpindahan gigi, tenaga dapat dipindahkan dengan penundaan yang lebih sedikit.

 (3) Perpindahan gigi dapat dilakukan dengan lebih halus tanpa merusak perseneling.


2. Tipe kunci mekanisme synchromesh

 (1) Konstruksi

 <1> Setiap roda gigi maju yang terdapat pada poros input selalu bersinggungan dengan masing-masing roda gigi yang sesuai pada poros output.

Semua roda gigi maju ini berputar setiap saat, bahkan setelah pemakaian kopling karena roda gigi tersebut tidak terpasang secara tetap pada poros input dan berputar tanpa beban (idle).

 <2> Clutch hub yang bertautan dengan poros melalui alur (splines) bagian dalam clutch hub. Sedang, hub sleeve yang bertautan dengan alur luar di sekeliling clutch hub dapat bergerak ke arah aksial.

 <3> Clutch hub memiliki tiga alur pada arah aksial dan shifting keys dimasukkan ke dalam alur-alur tersebut. Shifting keys didorong ke hub sleeve secara terus menerus oleh pegas pengunci.

 <4> Ketika tuas perseneling berada pada posisi netral, tonjolan luar (protrusion) dari setiap shifting keys memasuki slot dalam hub sleeve dengan tepat.

<5> Synchronizer ring ditempatkan di antara clutch hub dan kones speed gear dan didorong pada salah satu kones itu.

Terdapat alur alur kecil pada seluruh permukaan kerucut pada bagian dalam synchronizer ring untuk meningkatkan gesekan. Selain itu, synchronizer ring juga memiliki tiga alur untuk masuknya shifting keys.



 3. Mekanisme synchromesh tipe triple-/double-cone

Untuk meningkatkan kapasitas synchromesh, beberapa model terbaru telah menerapkan mekanisme synchromesh tipe triple-/double cone terutama untuk gigi 2 dan gigi 3.


(1) Mekanisme synchromesh tipe triple-cone

Mekanisme synchromesh tipe triple cone terdiri dari synchromesh ring bagian luar, tengah, dan dalam.

Ketika shifting key menekan ring luar, maka ring luar dan tengah akan membentuk kones tunggal, lalu ring tengah dan ring dalam menjadi satu ring.

 Selanjutnya, ring dalam dan gear and gear piece menjadi bagian kerucut tunggal, sehingga menghasilkan gesekan pada semua bagian kerucut.

 Dengan demikian, kemampuan untuk menyerap perbedaan kecepatan putaran di antara gigi-gigi sangat besar, sehingga proses sinkronisasi benar-benar lancar.


(2) Mekanisme synchromesh tipe double-cone

Mekanisme synchromesh tipe double-cone pada dasarnya sama dengan tipe triple-cone, hanya bedanya, tidak ada sinkronisasi antara cincin dalam dan gear and gear piece.


4. Tipe synchromesh tanpa kunci

Mekanisme synchromesh tanpa shifting key memiliki pegas pengunci yang bertugas sebagai pengganti shifting key. Pada beberapa model, mekanisme ini biasanya dipergunakan untuk transaxle posisi gigi 5.

1) Kunci

<1> Hub sleeve

Ada tiga alur tonjolan di dalam hub sleeve untuk mendorong pegas pengunci selama sinkronisasi.

 <2> Clutch hub

Tiga notches ditempatkan di sekitar clutch hub untuk menjaga synchronizer ring dan pegas pengunci.

 <3> Pegas pengunci

Pegas kunci memiliki 4 cakar. Salah satunya untuk mengamankan pegas pengunci itu sendiri, sementara yang lainnya memegang shifting keys.

 <4> Synchronizer ring

Ada alur-alur di mana cakar pegas pengunci masuk pada 3 tempat sepanjang keliling ring. Sebagian alur itu dipotong naik (chamfered).


5. Kebalikan mekanisme synchromesh

Synchronizer ring untuk perseneling maju mengurangi kecepatan rotasi poros input sebelum gigi mundur dipergunakan.

Dalam cara ini, gigi idler mundur (reverse idler gear) dan poros input gigi mundur dihubungkan dengan mulus.

Pada beberapa model-model terbaru, umumnya telah menggunakan mekanisme synchromesh untuk gigi mundur.


6. Kebalikan mekanisme pre-balk

Ketika perseneling dipindahkan ke gigi mundur, tuas perseneling bagian dalam (shift inner lever) No. 3 berhubungan dengan pin poros shift fork No. 1 dan menggerakkan poros shift fork No. 1 pada jarak A dari "gigi 2". Ini mengakibatkan synchronizer ring perseneling gigi 2 bekerja untuk mengurangi kecepatan putar poros input.

Ketika tuas perseneling bagian dalam No. 3 terpisah dari pin poros shift fork No. 1, proses pemindahan gigi mundur selesai.



Sekian Postingan Saya Mengenai Pengertian Kopling Dan TransAxle :D hehehe..



Sumber : Grup Facebook Toyota Kijang Kaskus Club Indonesia (TKKCI)

Friday, December 19, 2014

Pengertian Partisi

   Sebaiknya anda perlu mengetahui tentang hardisk anda agar anda dapat lebih mengetahui apa yang akan anda lakukan pada hardisk anda.

Partition :

Mempartisi harddisk artinya membagi ruang memori pada harddisk. Setiap harddisk minimal harus dipartisi satu kali, dan menyesuaikan dengan sistem operasi yang akan digunakan.. Sebuah komputer yang menginstal lebih dari satu sistem operaai biasanya mempunyai beberapa partisi. Keuntungan dari partisi yang lebih dari satu antara lain dapat meminimalisir keruwetan pada sistem operasi, data dapat dibuat lebih aman, penggunaan ruang hasrddisk yang efisien, memudahkan back up data dan pencarian file.

1. Partisi Primary
Partisi primary merupakan partisi utama pada harddisk yang memuat sejumlah file data. Fungsi dari partisi primary ini juga sebagai partisi yang pertama kali diakses komputer untuk booting.

2. Partisi Extended
Partisi extended juga merupakan partisi utama pada harddisk. Partisi extended berfungsi untuk mengatasi keterbatasan pembagian partisi. Partisi extended tidak menangani pengolahan data secara langsung. Untuk dapat menggunakan nya kita harus menciptakan partisi logical terlebih dahulu.

3. Partisi Logical
Partisi logical merupakan partisi sampingan yang terdapat partisi extended. Partisi logical mampu menampung berbagai macam file data.

Sebelum kita mempartisi harddisk maka kita harus memperhatikan terlebih dahulu :
? Jenis partisi yang akan kita pakai :
Sesuaikan partisi dengan system operasi yang akan dijalankan, karena system operasi harus berjalan sesuai dengan lingkungannya sendiri, missal :
Windows 95 = FAT 16
Windowa 97 & 98 atau 98SE = FAT16 & FAT32
Windows 2000 & XP = FAT32 & NTFS5
Linux = Ext2 atau Ext3
? Besar kapasitas harddisk harus memenuhi syarat jenis partisi, contoh :
FAT16 = maksimal harddisk 2 GB
FAT32 = seluruh harddisk 850 MB ke atas.
NTFS = maksimal harddisk di atas 1 TeraByte

Software-sofware yang dapat digunakan untuk mempartisi harddisk yaitu sebagai berikut :

a. FDISK

Aplikasi ini sudah ada tersedia di dalam system booting Microsoft windows, tetapi sesuai dengan masing-masing system operasi bootingnya.
Keuntungan Memakai FDISK :

Tersedia Cuma-Cuma dalam CD Master windows atau dibuat di disket system booting s.o bersangkutan.

Kekurangan Memakai FDISK :
Kita hanya dapat membuat jenis partisi sesuai s.o bersangkutan.
Bila kita membuat 2 partisi dalam 1 harddisk, maka hasilnya 1 partisi primary, 1 partisi logical.

CARA PEMAKAIANNYA :

§  Masukkan disket ke floppydisk atau cd booting ke CDROM.
§  Ubah system BIOS agar dapat mem-boot terlebih dahulu ke floppydisk atau CDROM (tergantung kita memakai booting disket atau cd) :
§  External cache : Enable
§  Quick Power On Self Test : Enable
§  Boot Sequence : A,C,SCSI ? Ubah menjadi CDROM/floppydisk
§  Swa[ floppy Drive : Disable
§  Boot Up Floppy Seek : Enable
§  Setelah booting, pilih menu yang mendukung CDROM atau enter langsung :

Setelah masuk ke system dos, lalu ketik FDISK kemudian tekan enter :

Pilih (Y) untuk FAT32 dan (N) untuk FAT16 :

Pilih no (1) Create DOS partition….. untuk membuat partisi baru, kamudian tekan enter :

Kemudian pilih no (1) Create Primary DOS….. untuk membuat partisi utama (primary) :

Setelah itu plih ya (Y) untuk membuat partisi atau pilih tidak pilih (N) bila ingin membuat partisi lain. Kalau pilih (Y) maka selesai, tekan ESC untuk keluar dari disk dan lakukan langkah selanjutna.

Setelah membuat partisi selesai, restart kembali komputer kita.

Setelah masuk kembali ke dos system, lakukan format harddisk dengan mengetik format diikuti drive yang mau diformat :

Setelah selesai, restart kembali.
Harddisk siap untuk diinstalasi Sistem Operasi.

b. RANISH PARTITION MANAGER.

Aplikasi khusus partisi buatan Ranish.
Keuntungan memakai ranish partition manager yaitu :
- Mudah dipakai
- Dapat membuat berbagai jenis partisi (FAT16, FAT32, NTFS, BEOS, LINUX, dll).
- Dapat membuat 2 buah (lebih) partisi primary.
- Dapat membuat lebih dari 2 partisi dalam 1 harddisk.

CARA PEMAKAIANNYA :

§  Masukkan disket ke floppydisk atau cd booting ke CDROM.
§  Ubah system BIOS agar dapat mem-boot terlebih dahulu ke floppydisk atau CDROM (tergantung kita memakai booting disket atau cd) :
§  External cache : Enable
§  Quick Power On Self Test : Enable
§  Boot Sequence : A,C,SCSI ? Ubah menjadi CDROM/floppydisk
§  Swa[ floppy Drive : Disable
§  Boot Up Floppy Seek : Enable

Setelah booting, pilih menu yang mendukung CDROM atau enter langsung :

Setelah di system dos, pindah ke drive CDROM, kemudian masuk ke folder dimana Ranish Partition Manager berada, selah itu ketik part kemudian tekan enter.

Menu Ranish Partition Manager :

Untuk memulai membuat partisi baru, pilih bagian yang tertulis unesed pada urutan pertama, kemudian tekan enter.
Kemudian pilih jenis yang akan dipakai, dan tentukan berapa besar partisi akan dibuat (kalau mau membuat 2 partisi), atau langsung tekan ENTER bila ingin memakai seluruh ruang untuk 1 partisi :

Selanjutnya pilih save now untuk menyimpan proses yang sudah dibuat tadi :

Setelah itu pilih format now agar partisi yang telah dibuat tadi langsung diformat :

Setelah itu pilih format untuk memformat harddisk secara normal, atau quick format untuk format harddisk dengan cepat tanpa memeriksa apakah harddisk masih baik atau tidak :

Lakukan pembuatan partisi kembali bila tadi kita membuat lebih dari satu partisi :

Setelah terbentuk partisi baru dan sudah diformat, maka kira harus mengaktifkan salah satu partisi untuk dijadikan system booting (biasanya yang terbesar), apabila tidak kita aktifkan maka harddisk nanti sewaktu kita install system operasi tidak mau booting. Tekan tombol B untuk mengaktifkan partisi system booting (boot flag). Perhatikan !!! Partisi yang sudah diaktifkan ada tanda panah disampingnya :

Setelah selesai, tekan ESC, kemudian pilih Save MBR

Setelah kembali ke DOS, restart kembal komputer.
Harddisk siap untuk diinstal Sistem Operasi.

c. POWERQUEST PARTITION MAGIC.

Aplikasi khusus partisi buatan PowerQuest.
Keuntungan memakai Powerquest Partition Magic yaitu :
Dapat membuat berbagai jenis partisi.
Dapat membuat 2 buah (lebih) partisi primary.
Dapat membuat lebih dari 2 partisi dalam 1 harddisk.

Kekurangan memakai Powerquest Partition Magiccyaitu :
Kurang baik dipakai untuk pemula.
Karena dijalankan dari windows, maka dapat saja terjadi kerusakan partisi yang tidak kita inginkan.

Format Harddisk
Format harddisk merupakan suatu cara pemberian sistem pada harddisk agar harddisk dapat digunakan seefesien mungkin dengan mengetahui terlebih dahulu sistem operasi apa yang akan digunakan. Format harddisk dilakukan setelah kita selesai mempartisi harddisk.
Sistem yang diberikan pada harddisk kita kenal dengan istilah FAT (File Alocation Table), disinilah kunci dari seluruh pengelolaan informasi pada harddisk atau istilah lainnya File System. File sistem bertugas untuk mengalokasikan ruang data informasi dalam harddisk serta mengatur ruang-ruang yang masih kosong. File sistem juga bertanggung jawab untuk merawat nama-nama file dan direktori serta dimana file-file tersebut ditempatkan. file sistem terdiri dari 3 bagian penting,yaitu (1) boot record dan sistem operasi, (2) direktori dan (3) file-file. Setiap sistem opersai mempunyai file sistem yang berbeda-beda. Berikut jenis-jenis file sistem yang perlu anda ketahui.

FAT 12
Fat 12 merupakan FAT pertama kali yang digunakan dalam sistem operasi DOS pada PC IBM (1981). FAT ini menggunakan pengalokasian tabel file sebesar 12 bit, sehingga sering disebut FAT 12. Kapasitas maksimal yang terformat oleh FAT 12 adalah 4.086 Cluster, sehingga FAT ini cocok untuk harddisk berkapasitas kecil.

FAT 16
FAT 16 merupakan pengembangan dari FAT 12 yang digunakan pada sistem operasi Windows 95 versi pertama (1990). FAT ini menggunakan pengalokasian tabel file sebesar 16 bit. Kapasitas maksimal yang terformat adalah 65.526 cluster. Dan biasanya menangani harddisk kapasitas 16 MB-2.048 GB.

FAT 32
FAT 32 muncul karena FAT 12 dan 16 tidak mampu lagi mengelola harddisk berkapasitas besar. FAT ini mendukung sistem operasi windows 95C dan seterusnya. FAT ini menggunakan 28 bit cluster sedangkan 4 bitnya digumakan untuk cadangan/reserved.

NTFS ( New Technology File System)
NTFS umumnya digunakan pada sistem operasi windows NT dan keturunannya. Dibandingkan dengan sistem FAT, NTFS jauh lebih efektif dan aman dalam pengelolaan file, karena file-file NTFS dapat dienskripsi.

HPFS (High Performance File System)
HPFS digunakan pada sistem operasi OS/2 (buatan IBM). HPFS mampu membaca data lebih cepat dibandingkan sistem FAT.

VFAT
VFAT dan FAT berbeda, perbedaannya adalah kemampuan dalam mendukung penamaan file yang panjang, perbaikan performansi sistem operasi, dan kemampuan manajemen data yang baik.
Untuk menyesuaikan penggunaan file sistem dan sistem operasi dapat anda lihat pada tabel berikut ini :
File System Sistem Operasi
FAT 12 DOS versi 1.X dan 2.X
FAT 12 dan FAT 16 DOS versi 3.X-6.X dan Windows 3.X
FAT 12, 16 dan VFAT DOS versi 7 dan Windows 95A
FAT 12, 16, 32 VFAT DOS versi 7.1 dan Windows 95B/C
FAT 32 Windows 95B/C, Win98, ME, 2000 dan XP
NTFS Windows NT, 2000, 2003, dan XP

HPFS OS/2, Windows NT versi lama

Cara Kerja Soundcard

    

 Kartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Pada awalnya, Sound Card hanyalah sebagai pelengkap dari komputer. Namun sekarang, sound card adalah perangkat wajib di setiap komputer. Dilihat dari cara pemasangannya, sound card dibagi 3 :

§  ·  -. Sound Card Onboard, yaitu sound card yang menempel langsung pada motherboard komputer
§        -.  Sound Card Offboard, yaitu sound card yang pemasangannya di slot ISA/PCI pada motherboard. Rata-rata, sekarang sudah menggunakan PCI
§        -. Soundcard External, adalah sound card yang penggunaannya disambungkan ke komputer melalui port eksternal, seperti USB atau FireWire

Sound Blaster Live !

Salah satu contoh sound card yang terbilang sangat sukses di pasaran Indonesia adalah Sound Blaster, dari Creative Labs.
Untuk memainkan musik MIDI, pada awalnya menggunakan teknologi FM Synthesis, namun sekarang sudah menggunakan Wavetable Synthesis Sedangkan untuk urusan digital audio, yang dulunya hanyalah 2 kanal (stereo), sekarang sudah menggunakan 4 atau lebih kanal suara (Surround). Kualitas nya pun sudah meningkat dari 8 bit, kemudian 16 bit, dan sekarang sudah 24 bit, bahkan 32 bit.

Cara Kerja :

Ketika anda mendengarkan suara dari sound card,data digital suara yang berupa waveform .wav atau mp3 dikirim ke sound card. Data digital ini di proses oleh DSP (Digital Signal processing : Pengolah signal digital) bekerja dengan DAC (Digital Analog Converter: Konversi digital ke Analog ). Mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog, yang kemudian sinyal analog diperkuat dan dikeluarkan melalui speaker.

Ketika anda merekam suara lewat microphone. suara anda yang berupa analog diolah oleh DSP, dalam mode ADC ( Analog Digital Converter : Konversi analog ke digital). Mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital yang berkelanjutan. Sinyal digital ini simpan dalam format waveform table atau biasa ditulis Wav(wave) dalam disk atau dikompresi menjadi bentuk lain seperti mp3.


Friday, November 21, 2014

Ciri Ciri Kerusakan Pada Laptop/ Notebook




1. Ciri Kerusakan LCD Laptop / Notebook :

Layar tidak tampil gambar, menyala tapi keluar garis-garis vertikal, tampak blok hitam, dan gambar tidak simetris / acak.

Solusi : Matikan laptop dengan hard turn off (tekan tombol power sampai mati), lalu lepas baterai dan kabel chargernya, terus tekan tombol power off beberapa detik untuk menghilangkan muatan kapasitansi, terus pasang baterai dan kabelnya lagi, nyalakan laptop. Jika masih muncul, maka kemungkinan ada kerusakan hardware, coba cek dulu konektor ataupun soket-soket yang berhubungan dengan monitor atau sebaiknya bawa ke service center resmi.

2. Ciri Kerusakan Keyboard Laptop / Notebook :

Beberapa tuts tidak berfungsi, keluar bunyi beep panjang pada saat laptop dinyalakan, cursor berjalan tidak stabil / bergerak sendiri.
Kerusakan yang lebih parah biasanya terjadi konslet dan ini menyebabkan Laptop / Notebook setelah booting, restart-restart terus.

Solusi : Coba bongkar keyboard laptop, bersihkan dengan penyedot debu, atau bila anda sanggup bongkar semua dan periksa apakah ada circuit yang putus atau ada kotoran yang menempel, bila sudah circuit laptop ada yang putus anda terpaksa beli keyboard yang baru

3. Ciri Kerusakan Memory Laptop / Notebook :

Pada saat dihidupkan tidak tampak tampilan sama sekali, blue screen pada saat mulai loading Operating System. Bisa juga keluar suara beep berulang-ulang.

Solusi : Cabut memory laptop, bersihkan dan pasang lagi, apabila tidak bisa juga, coba ganti dengan memory yang baru

 4. Ciri Kerusakan Motherboard / IC regulator Laptop / Notebook :

Dihidupkan agak sulit, baterai tidak mau discharge, Mati Total. Indikator charger menyala, setelah dicarge lampu indikator pada charger mati (konslet). Berarti terjadi arus balik pada powernya. Kerusakan ini sering terjadi.
kerusakan ini terjadi biasanya pada chipset

Solusi : periksa di sekitarnya apakah ada kapasitor yang mengembung, segera ganti kalau anda sanggup menggantinya atau bawa ke tempat service
Chipset terlalu panas, berarti overhad dan chipset tersebut sudah rusak, anda bawa ke service center
Periksa juga dibagian Circuit power supply, apakah ada jalur cricuit yang putus atau komponen yang hangus

5. Ciri Kerusakan Charger Laptop / Notebook :

Baterai tidak mau di charge, tidak ada indikator masuk power, laptop di charge posisi hidup malah kemudian mati. Layar bergetar tidak stabil.

Solusi : Bila anda mampu bongkar dan coba ganti komponen yang rusak di dalam charger tesebut, bisanya kerusakan pada dioda, transistor atau capasitor

6. Ciri Kerusakan Hardisk Laptop / Notebook :

Loading data / System lambat, berbunyi tidak normal, tidak bisa masuk windows, belum sampai login windows sudah restart sendiri, Tidak terdeteksi
penyebabnya
§        Kemungkinan bila pembacaan data lambat, hardisk anda sudah melemah, dimana tidak sanggup lagi memutar piringan data atau head tidak bisa cepat membaca data pada piringan tersebut
§        Bila sering restart, kemungkinan hardisk sudah ada bad sector sehingga, saat system membaca file system dan tidak ditemukan, maka system akan restart
§       Tidak terdetek, kemungkinan power circuit pada hdd sudah rusak atau frimewarenya rusak sehingga hdd tidak terdetek oleh bios

Solusi : periksa hubungan hardisk dengan soket
periksa apakah hdd terdengar bunyi keras, bila terdengar bunyi keras dan berisik maka kemungkinan ada bad sector
Segera backup data anda, sebelum hardisk anda mati total, dan siapkan hardisk baru

7. Ciri Kerusakan Chipset / VGA Laptop / Notebook :

Layar tidak tampil, Layar Putih, garis garis warna tidak beraturan.
Solusi : kerusakan ini tidak dapat diperbaiki secara manual, anda segara bawa ke cervice center terdekat

8. Laptop Panas / Overheat dan Cara Penanganannya.

Langsung ke pokok permasalahan OVERHEATING atau laptop panas / suhu laptop tidak stabil yang menyebabkan laptop mati mendadak.
  
Kondisi Laptop :

  Nyala Normal
§      CPU usage 90-100%
§      Suhu Laptop 60-90 Derajat
§      10 Menit - 1 Jam atau Lebih MATI Mendadak

Laptop panas / overheat bisa dikarenakan ventilasi untuk aliran udara dan kipas pendingin tersumbat debu untuk itu kita akan membersihkannya. Sebelum masuk ke cara penanganannya, sebaiknya untuk melakukan ini di dampingi oleh orang yang ahli dibidangnya atau kalau kamu merasa telah berpengalaman simak langkah penanganannya baik baik :

§       Buka Laptop / Bongkar Laptop Total
§       Bersihkan Fan dari debu
§       Bila Pasta / Thermal Kering, Ganti dengan Thermalpad atau Thermal paste Yang Baru

9. Masalah Port dan Konektor Power

Masalah ini juga sering terjadi. Hal ini diakibatkan oleh retaknya solderan yang ada di konektor ataupun port tersebut. Retaknya solderan disebabkan oleh panas dan umur dari laptop itu sendiri.
Solusinya adalah melakukan solder ulang terhadap bagian yang mengalami keretakan solderan.

10. Ciri-ciri kerusakan baterai laptop

- Laptop mendeteksi baterai tetapi mati ketika AC adaptor dicabut.

Bila Anda memindahkan kursor panah diatas ikon baterai ketika laptop terhubung ke adaptor AC, komputer menunjukkan informasi daya baterai tersisa dan mengatakan "pengisian pengisian baterry sedang terjadi".
Kekuatan adonan meteran listrik (jika tersedia) juga menunjukkan bahwa baterai terhubung dan terjadi pengisian.
Tapi ... segera setelah Anda cabut adaptor AC, laptop mati sepenuhnya.

Kemungkinan masalah:
  1. Posisi Baterai tidak masuk dengan benar. Coba hubungkan kembali baterai.
  2. Kontak baterai terdapat kotoran atau teroksidasi dan baterai tidak terhubungan dengan baik pada motherboard. Coba menghubungkan kembali baterai beberapa kali.
  3. Jika memasang kembali baterai tidak membantu, kemungkinan besar baterai yang buruk alias uzur dan harus diganti.
  4. Jika anda mengganti baterai tapi masalahnya masih ada. Rupanya sirkuit pengisian baterai telah rusak. Dalam hal ini seluruh motherboard harus diganti (atau diperbaiki).

- Baterai tidak terdeteksi oleh laptop.

Baterai terpasang dan kau tahu itu terhubung dengan benar tetapi ada sebuah salib merah pada ikon baterai.
Jika Anda memindahkan panah kursor di atas ikon baterai, ia mengatakan "baterai tidak terdeteksi".

Kemungkinan masalah:
  1. Kemungkinan besar baterai yang buruk. Anda memiliki kesempatan sangat baik untuk memperbaiki masalah ini dengan mengganti baterai.
  2. Jika mengganti baterai tidak membantu, ini adalah motherboard kegagalan terkait. Motherboard harus diganti (atau diperbaiki pada tingkat komponen).

- Pemakaian/Penggunaan/Discharge baterai yang sangat cepat setelah mencapai beberapa titik kritis.

Baterai terdeteksi oleh laptop dan indikator level menunjuk ke 100%. Saat Anda mencabut adaptor AC, diperlukan waktu normal untuk debit/pengisian sampai beberapa titik kritis (katakanlah 80%) tetapi setelah itu pemakaian/penggunaan/discharge baterai sangat cepat ke level 0%.

Kemungkinan masalah:
Ini adalah kerusakan baterai. Kondisi baterai buruk dan harus diganti.

- Pengisian/Charge Baterai hanya terjadi jika steker listrik posisi yang benar.

Anda harus menggoyangkan steker listrik untuk dapat mengisi baterai. Setelah Anda menemukan posisi yang tepat, baru baterai mengisi dengan benar.

Kemungkinan masalah:
  1. Adaptor AC gagal. Adaptor AC kabel listrik rusak. Anda dapat menguji adaptor AC dengan voltmeter.
  2. Jika adaptor AC bekerja dengan baik, kemungkinan besar ini adalah kekuatan jack (konektor yang Anda pasang diadaptor daya) mengalami kegagalan. Dalam hal ini colokan listrik harus diganti. Pada beberapa model laptop colokan listrik tidak disolder ke motherboard, itu hanya melekat dan memanfaatkan kekuatan soket.
Dalam hal ini, Anda dapat mencabut colokan listrik dari motherboard yang rusak dan menggantinya dengan yang baru.


Dokumen ini sebagai gambaran keadaan yang sering terjadi, kerusakan komponen laptop tergantung dari cara menggunakan laptop itu sendiri oleh si pengguna/si pemakai